Namun, pencarian "gratis" membawa dilema. Banyak film Jepang distribusi resmi melalui festival, layanan berlangganan, atau rilis rumah yang sah. Ada pula karya indie dan film pendek yang pembuatnya secara eksplisit merilisnya gratis atau di bawah lisensi terbuka. Di sisi lain, ada jejaring unduhan tidak resmi yang menawarkan salinan berkualitas rendah — atau kadang-kadang cukup baik — namun melanggar hak cipta dan merugikan pembuat karya. Menyuarakan nostalgia dan antusiasme wajar; memilih jalur yang menghargai kreator adalah hal yang lebih bijak dan berkelanjutan.