Latar: sebuah gudang arsip berdebu di tepi kota, sinar matahari memantul pada rak-rak kayu yang dipenuhi gulungan film 16 mm dan kaset VHS. Di antara label-lab elok namun pudar, ada judul-judul yang pernah mengisi layar bioskop dan radio keluarga; ada pula karya-karya eksperimental yang hanya pernah diputar satu kali pada festival lokal. Bagi pencinta film, menemukan koleksi seperti ini adalah seperti menemukan momen yang tertinggal dari sejarah bangsa — potongan wajah pemeran legendaris, dialog yang mencerminkan nilai-nilai zaman, dan lagu latar yang masih menyelinap di benak generasi tua.